Bukannya Bersih, 4 Fakta Ini Justru Ungkap Bahaya Sering Mandi

Bukannya Bersih, 4 Fakta Ini Justru Ungkap Bahaya Sering Mandi
Bukannya Bersih, 4 Fakta Ini Justru Ungkap Bahaya Sering Mandi

Indonesia yang memiliki iklim tropis membuat kita terbiasa untuk mandi minimal dua hari sekali, atau bahkan lebih saat cuaca sedang terik. Kita menganggap banyak mandi akan membuat tubuh makin wangi dan bersih tentunya. Namun ada baiknya Anda mulai kenali beberapa risiko bahaya sering mandi berikut ini, agar ke depannya tak berpendapat salah kaprah lagi.

1. Mematikan Mikroba Baik
Genetic Science Center dari University of Utah menyatakan bahwasanya frekuensi mandi yang terlalu sering justru akan membuat kita lebih rentan terkena penyakit. Hal ini diperparah jika kita banyak memakai sabun dengan kandungan kimiawi dalam jumlah besar sehingga dapat membunuh mikroba baik yang secara normal biasanya tinggal pada tubuh kita.

Namanya mikrobiome yang biasanya terdiri dari semacam mikroba, virus ataupun bakteri yang keberadaannya justru menguntungkan bagi tubuh kita. Jika ekosistem normalnya terganggu, apalagi sampai keberadaannya turun drastis lantaran terbasmi, maka serangkaian penyakit akan mulai mengintai. Misalnya imunitas menurun, sakit pencernaan juga jantung.

2. Pertanda Depresi
Banyak penelitian menyatakan bahwa ada hubungan antara kondisi kejiwaan seseorang dengan lamanya mereka menghabiskan waktu di kamar mandi. Orang yang memiliki kecenderungan depresi biasanya akan menghabiskan waktu lebih banyak untuk melamun serta menyendiri di kamar mandi. Orang dengan mood ceria memiliki kebiasaan sebaliknya.

 3. Waktu yang Rawan Risiko
Ada beberapa waktu berbahaya yang selama ini nyatanya masih sering kita gunakan untuk mandi. Mandi pukul 15.00-16.00 bisa membuat perubahan drastis dari kondisi tubuh yang awalnya panas akhirnya menjadi lemas. Mandi pukul 18.00-24.00 juga baiknya diminimalisir lantaran dapat mengganggu kinerja jantung serta berpotensi menimbulkan paru-paru basah.

4. Penggunaan Air yang Kurang Tepat
Sering bukan, kita mandi pagi menggunakan air hangat lantaran suhu terlampau dingin ataupun rendah? Sebenarnya hal ini bukanlah metode yang benar. Justru mandi pagi dengan air dingin secara signifikan akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita. Selain itu juga akan bagus manfaatnya untuk rambut, kulit serta efektif bantu meningkatkan kesuburan.

Tentu sah saja mandi dengan menggunakan air hangat, namun pastikan dulu untuk tidak menggunakannya pada waktu yang kurang tepat. Bahkan peneliti dari Yale University mengungkapkan bahwasanya mandi air hangat bisa membuat rileks tubuh sekaligus bantu meredakan keluhan stres berlebih. Berendam biasa menjadi usaha meredakan kekalutan.

Setelah mengetahui daftar bahaya sering mandi di atas, kita bisa ambil kesimpulan bahwasanya hal bermanfaat pun bisa berdampak buruk jika diterapkan secara berlebihan maupun kurang tepat sebagaimana mestinya. Ke depannya lebih perhatikan lagi mengenai pemakaian sabun, air serta waktu yang tepat ya. Liburan juga ampuh untuk meredakan stres.